Selasa, 24 November 2015

MSO : Level 1

Level 1. Pemula dalam memainkan MMORPG.

Penjelasan singkat diawal cerita. Ditahun 2037 dunia telah maju dengan pesat. Dimana mesin teleportasi telah ditemukan, bangunan melayang bisa terlihat mengambang hampir disegala tempat. Teknologi yang canggih sekarang menyelesaikan segala masalah.

Dan salah satu teknologi terbaik dan paling banyak digunakan adalah VRM, Virtual Reality Machine. Dimana teknologi ini mengirim kesadaran sang pengguna ke dunia Virtual menggunakan alat dengan nama yang sama, VR Machine. teknologi VRM ini paling sering di gunakan untuk hiburan, yaitu untuk masuk ke game Virtual Reality. Selain itu VRM juga sering di gunakan untuk mengirim kesadaran mereka ke robot android dan mengendalikan sesuka hatinya seperti mengendalika tubuh mereka sendiri.
Berbicara soal game VR, yang paling populer saat ini adalah game MMORPG dengan tema-tema yang berbeda-beda di seluruh dunia. Dari genre Fantasi, Mecha, Shooter, Monster, dan lain-lain. Bisa di bilang game VRMMORPG telah mendominasti game VR hiburan di seluruh dunia. Dan untuk penjelas saja 99% VRMMORPG yang ada akhiran namanya selalu ada kata Online karena mereka Online.

Salah satu game VRMMORPG yang populer saat ini adalah Monster Slayer Online atau bisa di singkat MSO. Sudah kubilang akhirannya pasti Online karena mereka Online. Selalu masuk ke sepuluh besar game online terpopuler selama satu tahun ini membuktikan bahwa game ini masih belum kehilangan kharismanya.
Daya tarik dari game ini salah satunya adalah karena kau bisa membunuh player lain atau PK, kau bisa membuat combo skillmu masing-masing dan menamainya, ada lebih dari 10.000 monster yang siap untuk di bantai di ribuan biome yang berbeda, dan yang paling membuat para player laki-laki menyukai game ini adalah karena.....

Kau bisa menggunakan karakter lawan jenismu. Ya, laki-laki bisa membuat karakter perempuan mereka sendiri dan memakainya sesuka hati begitu juga sebaliknya. Tapi untuk keamanan bagian bawahnya tidak di perlihatkan membuatnya seperti poneka praktek di pelajaran biologi.

"Sudah datang!! Liburan musim panas telah datang."

Anak laki-laki itu berteriak tidak jelas kemudian dengan cepat ambruk ke lantai.

"Panas~"

Itu adalah kata yang di ucapkannya dan di rasakan olehnya saat ini.

"Namanya juga musim panas tentu saja panas."

"Iya, aku tau hal itu. Tapi hanya kita satu-satunya yang tidak pergi liburan. Padahal aku sangat ingin pergi ke pantai."

"Aku tau hal itu, aku juga ingin ke pantai tapi..... Kenapa kau ada di rumahku hah, Haruko?"

Anak yang bernama Haruko tidak merespon dan malahan menggerakkan tubuhnya seperti ulat bulu.

"Jangan ganggu aku, satu minggu lagi aku akan berubah menjadi kupu-kupu dan pergi ke pantai dengan sayapku sendiri."

"......."

Teman dari Haruko, Matsukoto hanya bisa diam melihat tingkat bodoh teman dekatnya itu. Dia berpikir bahwa temannya ini tidak pernah berubah, tetap bodoh dan semakin bodoh saja.
Berbeda dengan Haruko, Matsukoto adalah anak SMA biasa yang (ingin) menjalani hidup sebagai orang normal. Tapi semua itu berubah setelah kebodohan Haru datang. Meskipun Matsukoto menolak untuk berteman tapi Haruko tidaklah menyerah dan malahan seperti noda bandel di piring kotor. Tak bisa hilang apapun dan bagaimanapun caranya.

"Krkrkrkrkrk."

Melihat temannya yang bergantung di langit-langit pojok ruangan membuat Matsukoto berpikir apakah otak temannya ini telah terpanggang oleh teriknya sinar matahari.

"Hey, Haru! Kenapa kau tidak cuba bermain game saja."

"Krkrkrkkrk."

"Hey, Haru! Dengarkan aku! Ayo kita bermain game VR!! Kau belum pernah mencobanya bukan?"

"Krkrkrkrkrk."

"......."

"Krkrkrkrkrk."

"Bisa kau berhenti mengeluarkan suara itu!!"

"Krkrkrkrkrk."

"Di game VR juga ada lautnya loh."

"..........Krkrkrkrkrk."

"......."

Matsukoto mulai jengkel dengan perlakuan teman dekatnya itu. Tapi hal yang sangat mengejutkan terjadi membuat rasa jengkel Matsu hilang seketika.

Haruko melepas pakaiannya kemudian terjun dari tempat dia bergantung dan jatuh ke lantai dengan suara keras yang terdengar menyakitkan. Dengan tubuh telanjangnya di mengepak-ngepakkan kedua belah tangannya seperti sedang terbang.

"Jadi kau sudah jadi kupu-kupu! Bukankah butuh waktu seminggu!"

"Mungkin karena cahaya matahari ini mempercepat prosis metamorfosisnya."

Haruko berdiri kemudian bersandar ke tembok dengan gayanya. Matsu dengan jelas dapat melihat bagian 1 batang 2 bola yang menjuntai di bagian selangkanyan temannya itu.

"Haru, ku mohon. Bisa kau pakai pakaianmu."

"Yare~ Yare~"

Haruko berjalan ke pojok ruangan kemudian melompat-lompat untuk meraih pakaiannya yang masih tergantung di Langit-langit. Setelah beberapa kali mencoba tapi tidak berhasil juga Haru kemudian melihat ke arah Matsu dengan tatapan memelas.

"Memangnya bagaimana cara kau naik tadi?!!"

Singkat cerita Haru sudah berpakaian dan mereka mulai membahas tentang game VR tadi.

"Jadi, apa benar di game VR yang kau bilang itu terdapat itu?"

"Ya, di game VR yang ku maksud benar-benar terdapat itu."

"Apa itu itu senyata di dunia nyata?"

"ya, itu di game VR yang kumainkan benar-benar sangat mirip dengan itu di dunia nyata."

"Hm.... Aku jadi penasaran untuk mencoba ke itu di game VR."

"Tunggu, bisa kau berhenti mengatakan itu!! Bilang saja pantai, jika saja ada, orang-orang normal yang mendengarnya pasti salah paham."

Matsukoto membenturkan jidatnya ke lantai tiga kali setelah dia sadar kenapa dia malah mengikuti pembicaraan bodoh Haru.

"Dari yang ku dengar Matsu-chi sudah memainkan game itu cukup lama. Pasti sudah level tinggi ya. Berapa kali sudah ke itu?"

"Kau masih saja membahas itu?"

Mental yang kuat adalah hal yang di perlukan saat berhadapan dengan Haru.

"Kalau kau sudah pernah ke itu berarti kau bisa membatuku begitu ya."


"Kenapa kau masih saja membahas itu? Tunggu, memangnya itu yang kau maksud sama dengan apa yang ku pikirkan."

Setelah teriakan itu Haru masih saja melanjutkan pertanyaannya yang selalu terbuat dengan kata itu hingga membuat Matsu menyerah pada akhirnya.

"Itu bla bla bla itu bla bla"

Sementara itu Matsu hanya mengangguk untuk menanggapi temannya itu. Senyum palsu itu tanda menyerah tidak hilang dan terus berlanjut hingga akhirnya Haru itu mengakhiri pertanyaannya itu.

"Apakah sudah berakhir?"

Sebagai balasan Haruko menganguk.

"Baiklah, k-"

"Ada satu lagi!"

"APA!!??"

"Ga jadi."

"......"

Matsukoto terdiam untuk sementara. Apa yang dipikirkannya saat ini tidak ada orang yang tau. Matsu tanpa basa basi mengambil mesin VR cadangannya yang berbentuk helm kemudian memakaikannya kekepala Haru dengan keras.

"Aww."

"Diam atau ku bunuh kau."

"......"

Mendengar ancaman serius dari Matsu yang sedang naik darah membuat Haru tediam. Setelah selesai mengutak-atik mesin itu Matsu kemudian mencolokan kabel USB dari mesin VR di kepala Haru ke PCnya yang menyala dari tadi.

Matsu menekan sebuah tombol yang terletak di bagian samping helm yang di pakai Haru. Sebagai ganti dari kata 'Full Dive' kesadaran Haru langsung masuk ke dunia VR.

Yang pertama kali di lihat oleh haru adalah kegelapan. Kemudian berganti dengan sebuah ruangan putih bersih dengan sebuah jendela panel di tengah ruangan itu. Tak perlu di tanya lagi Jendela panel itu adalah tempat awal untuk login atau sign in. Jadi yang harus di lakukan sebagai orang normal adalah menekan sign in kemudian membuat karakternya sendiri.

Tapi haruko berbeda, dia adalah orang abnormal. Haru merebahkan dirinya ke lantau putih dengan perut yang menyentuh langsung ke lantai.

"Dinginnya~"

Hal itu langsung di lakukannya karena tempat itu sangatlah dingin bagaikan di ruangan berAC. Dan dengan bodohnya Haru malah tertidur dengan posisi telungkup.

Butuh waktu satu jam untuk Haruko terbangun karena segitulah waktu tidurnya. Setelah itu baru Haru menyadari keberadaan jendela panel itu.

"Apa ini?"

Haruko bertanya, menandakan dia tidak mengerti. Berarti dia juga tidak tau kenapa dia bisa berada di tempat ini. Tapi dia tidak panik karena dia bodoh. Dia bahkan sempat tiduran satu jam.

Di jendela panel bertulisan 'Welcome to Monster Slayer Online' dengan tanda OK di bawahnya. Setelah Haru menekannya berbagai pilihan moncol di depannya. Pilihan itu adalah pilihan Class dan elemennya, dan ada banyak sekali class. Tapi Haru dengan asal-asalan memencet dan tanpa sengaja memilih class penyihir tipe 2 yang mengkhusukan ke pemanggilan monster dengan elemen kegelapan.

Pilihan lainnya kembali muncul setelah Haru memiliha Dark Summoner. Itu adalah peningkatan status, Haru memiliki 15 point yang bebas di pakai untuk meningkatkan statusnya. Dan haru memilih untuk memakai 15 pointnya itu untuk meningkatkan HPnya. Sungguh bodoh.

Setelah menekan OK bagian pembuatan karakternya muncul. Sebagai karakter awal adalah diri Haru sendiri. Bagaimanapun juga data lengkap Haru telah Tercatat di data kependudukan. Itulah yang membuat game ini bisa langsung membuat karakter yang mirip dengan penggunanya hanya dengan mendeteksi gelombang otak.

Singkat cerita Haru telah mengedit karakternya sendiri. Dan kemudian terkirim ke kota awal. Dan yang sudah menunggu Haru dengan tatapan hampa di sana, dia bernama Braze dengan bar hijau di ata kepalanya. Tapi......

"Siapa?"

"Ini aku, Matsukoto!!"

"Bohong, manamungkin kau Matsu-chi!! Matsu-chi itu berkacamata dan rambutnya berwarna hitam ssepertiku. Bukannya pria tampan berambut pirang sepertimu!!"

"Ini dunia game tau. Dan juga, kenapa karaktermu tidak ada bedanya dengan yang ada di dunia nyata??!!"

"Apa yang kau katakan!! Apa kau tidak menyadarinya, rambutku berwarna hijau tau! Bukan kah itu luar biasa!! Dari dulu aku sudah ingin mencat rambutku berwarna hijau tapi tak pernah terwujud. Kau tau, orang asing berambut pirang!!"

"Jangan panggil temanmu orang asing!!"

Perdebatan dengan teriakan itu menarik banyak perhatian di sana. Dari player pria dan wanita bahkan NPC melihat ke arah mereka berdua.

Haruko yang menggunakan nickname Haru tidak ada bedanya dengan yang ada di dunia nyata.

"Lagipula apa yang menahanmu di welcome place selama 1 jam, hah?!"

"Sudah pasti tidur bukan."

"........."

Braze terdiam untuk sementara kemudian berteriak dengan keras untuk kesekian kalinya.

"Kenapa kau tiduran di tempat seperti itu??!!"

"Habisnya lantainya dingin."

Setelah cukup waktu lama berlalu mereka masih saja bertengkar. Dan setelah waktu sangat lama berlalu barulah mereka mulai berhenti bertengkar.

"Hah, karena kau baru saja memulai game ini aku akan mentransfer beberapa EXPku setidaknya sampai kau mencapai level 13."

Wajarnya transfer EXP tidak bisa di lakukan. Tapi karena mereka terhubung dengan komputer yang sama hal itu bisa saja di lakukan.

Setelah menerima EXP dari Braze dengan menekan tombol oke. Haru secara instan naik ke level 13.
"Sankyu, orang asing berambut pirang."

"Bisa kau berhenti berkata begitu."

"Sekarang aku akan meningkatkan statusku terlebih dahulu."

Tanpa basa-basi Haru langsung menggunakan semua point yang di dapatnya dari instan level untuk meng up HP miliknya kemudian menekan OK untuk mengkonfirmasi.

"...... Tunggu!! Apa yang kau lakukan, kenapa kau memakai semua Pointmu untuk meningkatkan HPmu?!!"
"? Bukankah banyak HP lebih baik?"

"Haru, kau benar-benar bodoh ya."

Dia memang bodoh. Meskipun HPmu tinggi tapi kalau DEF rendah itu artinya sama saja.

"Hah...."

Braze menghela napas panjang.

"Ya sudahlah, tapi untuk point skill kau harus hati-hati saat menaikkannya. Jangan hanya satu skill saja yang kau tingkatkan."

Braze mencoba memberi nasehat tapi.....

"Apa yang kau lakukan?!!"

Dia kembali berteriak saat melihat Haru menggerak-gerakkan tangannya. Hanya dengan melihat hal itu Braze bisa tau bahwa Haru sedang menaikkan Skillnya.

"Hm... Sempurna, sekarang tidak ada lagi icon merah dan biru yang kelap-kelip di pojok penglihatanku."

Haru dengan bangga mengira bahwa dia berhasil menuntaskan suatu masalah.

"Skill apa yang telah kau pilih? Berapa banyak?"

Braze dengan segera mencengkram tubuh Haru. Karena perbedaan status strength yang berbeda jauh membuat Haru tak bisa melawan.

"Aku hanya memilih satu skill, Raising Undead."

Braze hanya tersenyum hampa setelah itu. Satu skill itu berarti Haru menggunakan semua Point Skillnya untuk meng Up Raising Undead.

Sebenarnya Raising Undeas bukanlah Skill yang terlalu buruk juga dan bisa di katakan skill yang cukup bagus. Dengan sihir ini kau bisa membangkitkan monster menjadi zombie menggunakan mayat atau bangkai monster kemudian memerintahnya. Selain zombie kau juga bisa membangkitkan skeleton dengan menggunakan tulang dan bukannya mayat. Kelebihannya adalah skill ini tidak terlalu banyak mengkonsumsi MP dan kau bisa membangkitkan sebanyak mungkin monster selama masih ada bahan. Tapi kelemahan Skill ini adalah monster yang di bangkitkan akan melemah dari aslinya dan juga terlalu merepotkan. Bisa di bilang Skill ini cukup langka munculnya tapi karena merepotkan tidak ada orang normal yang memakainya meskipun langka.

Tapi Haru berbeda, dia adalah abnormal.

"Aku akan berburu monster kalau begitu. Sampai jumpa rambut pirang, terimakasih bantuannya"

"T-tunggu dulu."

Saat Braze mencoba menghentikannya semuanya telah terlambat. Haru tidak di sangka sangat cepat larinya.
"Setidaknya dia tidak lagi memanggilku orang asing...... Sebaiknya aku menunggunya di gerbang kebangkitan."

Bermain solo sebenarnya bukanlah ide yang buruk. Tapi dalam kasus Haru yang seorang super pemula yang sangat ceroboh membuat ceritanya berbeda. Kematian kurang dari 15 menit 100% sudah di perkirakan oleh Braze.

Baru juga sampai ke gerbang kebangkitan Braze sudah bisa melihat wajah Haru di sana.

"Kurang dari 5 menit... Haru!!"

"Siapa kau."

Kurang dari 5 menit itu juga Haru telah melupakan Braze.

"Aku Braze, Matsukoto!!"

"Bohong, bla bla bla bla."

Singkatnya saja kejadiannya hampir sama dengan yang tadi. Dan tanpa disadari Braze, Haru telah menghilang dari hadapannya.

"5 menit mendatang. Apa dia akan melupakanku lagi ya?"

Di lain sisi, Haru berlari dengan kecepatan penuhnya dan sampai di tengah hutan tanpa di sadarinya. Saking cepatnya dia berlari tanpa sengaja dia tersandung kemudian terjatuh, terguling, kemudian menabrak pohon dengan keras. Hal itu terus terjadi hingga HP barnya mencapai nol kemudian kembali di bangkitkan di gerbang kebangkita.

Dan saat dia bangkit, orang asing dengan rambut pirang moncoba menghangnya. Tapi dengan gesit Haru melewatinya seperti pemain football yang sedang menggiring bola.

"Maaf, orang asing berambut pirang. Aku sedang buru-buru."

Braze yang telah ditinggalkan untuk kesekian kalinya hanya bisa berkata pelan.

"Bukankah tujuan kita kesini sebenarnya untuk pergi ke pantai?"

Haru tidak mendengarnya, dia terlalu fokus dengan tujuannya. Yaitu bertemu monster, karena dari tadi bia belum bertemu monster satu kalipun. Tapi malah mati karena menabrak pohon berkali-kali. Bukan hanya itu, benturan di kepalanya itu cukup keras sehingga membuatnya hilang ingatan jangka pendek berkali-kali.

Tapi pada akhirnya dia bertemu dengan monster, monster itu adalah [Hefty Boar] level 3. Meskipun namanya begitu tapi sebenarnya dia tergolong monster terlemah karena tidak terlalu banyak bergerak dan hanya memiliki satu skill yaitu menyeruduk. Dan untuk orang normal, meski level satupun bisa dengan modah membantainya.

"Akhirnya ketemu juga, kelihatannya kau adalah lawan yang cukup tangguh. Ayo maju."

Haru dengan teriakan jantannya berlari ke arah Hefty Boar. Meskipun terlihat gagah tapi tetap saja Haru itu bodoh, manamungkin bisa menghadapi monster dengan tangan kosong.

Disitulah cerita tentang seorang player dengan sisa HP 10% melawan babi hutan dengan tangan kosong di mulai.

"Kota ini tak cukup untuk dua orang kuat sekaligus. Jadi....."

"Ggggrrrrr."

"Salah satu di antara kita harus pergi atau..... Mati."

"Ggggrrrr"

Pada akhirnya sang player mati di tempat setelah di tanduk oleh sang babi hutan
Setelah di bangkitkan Kembali di gerbang ke bangkitan. Haru mengulangi hal yang sama. Dan mati dengan cara yang sama. Dan di bunuh oleh babi hutan yang sama. Hal itu terus berlanjut hingga tak terhitung banyaknya. Dan untuk kesekian kalinya Haru di bangkitkan, tiba-tiba sebuah pemberitahuan muncul di hadapannya.

Dan isi pemberitahuan itu adalah bahwa Haru telah menerima Skill baru. Skill itu bukanlah skill biasa melainkan skill unik. Skill yang di dapatkan setelah melakukan hal-hal tertentu yang tidak di masukkan ke wiki. Bisa di bilang ini adalah skill mystery.

"Skill [Self Raising]. Skill yang hanya bisa di dapat setelah mengerjakan quest misteri. Yaitu di bunuh oleh monster yang sama sebanyak 100x kurang dari 6 jam."

Meskipun bodoh, Haru bisa mengerti apa maksud skill itu. Tapi tujuan utamanya adalah mengalahkan babi hutan sang rivalnya.

Haru pergi ke tempat babi hutan itu berada. Tapi babi hutan sang rivalnya tidak ada lagi di sana. Dan di gantikan sesosok babi hutan yang lebih besar, [Dark Hefty Boar] level 18. Mungkin Haru terlalu bodoh untuk menyadarinya, tapi Hefty Boar telah berevolusi setelah naik level terus menerus setelah membunuh Haru 100x.

"Jangan-jangan, kau yang telah membunuh Rico(Hefty Boar) ya?"

"Ggggrrrrr"

"Meskipun dia rivalku dan dia telah membunuhku berkali-kali tapi aku.... Aku....."

"Gggggrrrrr"

"Menyayanginya!!! Tak akan ku maafkan kau karena telah membunuh Rico."

Haru kemudian berlari ke arah Dark Hefty Boar dengan berlinang air mata. Tapi dengan mudahnya terbuh karena... Ya karena dia pakai tangan kosong. Saat itulah skill Self Raising aktif.

Haru tidak bangkit di gerabang ke bangkitan. Tapi bangkit di tempat dia mati. Bukan itu saja, dia juga berubah menjadi zombie. Zombie Haru berlevel 8, 5 level di bawah level aslinya. Tapi ada satu hal lagi yang berbeda, di tangan kanan Haru saat ini dia sedang memegang pedang karatan seperti golok sebagai senjata utama seorang zombie.

"Wah luar biasa. Aku bangkit karena skill self raising. Itu berarti..... Skill Raising Undead juga ada kata Raising. Jadi apa mungki kekuatannya..... Menambah kekuatanku?"

Setelah menerima rasa penasaran itu Haru tanpa basa basi menggunakan skillnya, Raising Undead.
"Raising Undead."

Dengan perintah suara skill itu aktif. Sebuah cahaya berwarna ungu tua mengambang di depannya dan dengan itu pula.....

Tulang-tulang dari Haru yang mati sebelumnya bergerak kemudian menyatu dan berubah menjadi 100 pasukan skeleton. [Skeleton warrior] level 8 berjumlah 100 sekarang berada di bawa kendali Haru. Tapi saat melihat mereka semua membuat Haru merasa aneh karena dia yang satu-satunya zombie disini. Jadi dengan inisiatif sendiri Haru menguliti tunuhnya sendir sehingga tertinggal tulang-tulangnya saja. Dengan itu, Zombie Haru telah berubah menjadi Skeleton Haru. Dia benar-benar bodoh.

"Pasukan, Serang!!"

Dengan teriakan itu 101 skeleton menyerang Dark Hefty secara bersamaan. Dan untuk pertama kalinya Haru menang, karena main karoyokan.

Haru yang telah menang, kembali mengaktifkan skill Raising Undead.

"Raising Undead."

Setelah skill itu aktif Hefty Boar kembali bangkit menjadi zombie. Karena levelnya menurun otomatis babi hutan itu juga berevolusi mundur.

Melihat babi hutan kesayangannya Haru tak bisa menahan air matanya. Dia memeluk babi hutan itu sambil meneteskan air mata. Dan itu adalah sebuah misteri, bagaiama mungkin skeleton punya air mata.
"Kenapa ada banyak Skeleton Warrior disini?"

Tiba-tiba 6 orang muncul tak jauh dari tempat Haru dkk. Kelihatannya mereka sedang membentuk party untuk berburu. Tapi di kejutkan oleh sekelompok Skeleton yang tiba-tiba ada di luar habitatnya.

"Serang!!"

Skeleton Haru berteriak, para pengikutnya kemudian menyerang keenam anggota party itu. Sementara itu Haru menguliti babi hutannya agar terlihat selaras.

Setelah selesai dengan tugasnya Haru kemudian naik ke atas babi hutan ke sayangannya untuk ikut menyerang para player tak berdosa. Tapi anggota party itu ternyata cukup hebat juga, dia bisa dengan mudah membunuh skeleton-skeleton yang menyerang mereka.

"Raising Undead!!"

Para Skeleton yang telah mati kembali hidup kembali. Haru beruntung para player itu tidak cukup kuat untuk meremukkan tulang-tulang dari skeleton sehingga masih bisa di bangkitkan.

"Woooaaa!!!"

Haru mengangkat pedang karatannya. Skeleton babi hutan, [Skeleton Heafty Boar] level 13 berlari untuk menyeruduk para anggota party yang tak berdosa.

2 dari 6 anggota party itu langsung mati setelah menerima skill menyeruduk dari [Skeleton Heafty Boar].
"Gawat! Semuanya, Kaburrr!!!"

4 dari anggota party yang tak berdosa itu melarikan diri. Untungnya mereka berlari di arah yang sama dan bukannya berpencar, jadi Skeleton Heafty Boar dengan mudah menyeruduk mereka. Menerima serangan itu mereka berempat mati seketika.

"wahahahah! Sungguh menyenangkan jadi pimpinan kawanan. Sekarang pasukan ini ku namai Pasukan Undead!! Raising Undead!!"

Setelah mengaktifkan skill itu para skeleton yang mati kembali hidup. Dan para mayat player yang belum berubah menjadi tulang di bangkitkan menjadi zombie oleh Haru.
Setelah kejadian itu Haru melanjutkan perburuan mereka secara membabi buta. Dari babi hutan (kebetulan biome ini hanya terdapat monster babi hutan) dan player mereka bunuh dan bangkitkan untuk memperbesar pasukan.

Hingga akhirnya.

"Pasukan skeleton berbaris di bagian kiri!!"

Dengan perintah itu 100 skeleton berbaris di bagian kiri dari barisan dengan 30 dari mereka menunggang skeleton babi hutan.

"Pasukan zombie berbaris di bagian kanan!!"

Dengan perintah itu 100 zombie hasil dari membunuh player berbaris di bagian kanan dari barisan dengan 30 dari mereka menunggang zombie babi hutan.

Di mata Haru semuanya telah sempuarna. Tiba-tiba salah satu dari pasuka zombie, kulitnya terkelupas karena membusuk terkena sinar matahari kemudian terlepas seluruhnya dan menyisakan tulang saja.
"Kau!! Pindah barisanmu!!"

Haru menunjuk ke arah skeleton yang baru saja berubah dari zombie tadi.

Bisa dihitung pasukan Haru saat ini. 31 pasukan skeleton berbabi hutan termasuk Haru, 71 pasukan skeleton, 30 pasukan zombie berbabi hutan, dan 69 :v pasukan zombie. Tambahin saja semuanya berjumlah 261 termasuk babi hutan.

Di bagian kota terdekat menyebar sebuah rumor. Bahwa ada event khusus yang telah terjadi di dekat kota itu. Meskipun tidak termasuk ke dalam event list tapi para player mempercayai begitu.

Bagaimana tidak, sekelompok pasukan undead yang berjumlah lebih dari 200 pasukan telah menyerang para player di dekat kota. Bagaimanapun juga, monster tipe undead di sekita kota ini adalah suatu hal yang sangatlah tidak wajar. Jadi para player percaya bahwa hal itu di sebabkan oleh event, meskipun sebenarnya bukan.

Dan seorang player yang bekerja untuk liputan berita sekitar MSO sedang berusaha mengumpulkan data dengan wawancara.

Orang pertama:
"Awalnya kami kaget, kenapa sekelompok Skeleton Warrior ada di sekitar sini. Bagaimanapun juga Skeleton warrior seharusnya monster berlevel 40an tapi ternyata mereka cuman berlevel 8. Jadi cukup mudah mengalahkan mereka tapi, mereka keroyokan sehingga seluruh anggota kami mati."

Orang kedua:
"Mereka sialan, skeleton-skeleton itu lemah. Sangat mudah di kalahkan tapi saat kami mengalahkan mereka, mereka hidup kembali."

Orang ketiga:
"Sepertinya mereka bangkit lagi karena pimpinan mereka mmenggunakan suatu skill. Saat skeleton yang menunggang skeleton babi hutan itu meneriakkan Raising Undead para skeleton itu bangkit kembali."

Orang keempat:
"Huh.... Mereka sangat kuat, bahkan semakin lama pasukan mereka semakin bertambah. Jadi butuh waktu saja sebelum dia dapat menguasai seluruh wilayah ini."

Orang kelima:
"Yah, ku rasa kita butuh salah satu top player untuk menyelesaikan event ini sebelum bertambah gawat."

Orang keenam:
"Tunggu, bukankah salah satu dari mereka telah tiba ke sini beberapa saat yang lalu?"

Orang kelima:
"Hah? Aku tidak tau hal itu."

Orang pertama:
"Ya, aku tadi melihatnya. Dia adalah Top player yang di juluki God Dancer."

Orang keempat:
"Apa maksudmu God Dancer yang skill combonya terlihat seperti tarian itu?"

Orang kedua:
"Ya, aku tadi juga melihatnya."

Wartawan:
"Tunggu sebentar!! Kalian ini sedang memberikan keterangan atau sedang ngerumpi sih?"

Untuk penjelas sebenarnya keenam orang yang di wawancara adalah anggota dari kelompok party yang jadi korban pertama Haru.

Kembali ke tempat Haru.

Saat ini mereka sedang berhadapan dengan salah satu top player yang di juluki God Dancer.

Namanya yang sebenarnya adalah Silicia, God Dancer hanyalah sebuah julukan. Untuknya dia baru pertama kali melihat hal seabnormal seperti ini di game MSO. Meskipun eventnya aneh tapi dia tidak pernah melihat event di mana monster yang keluar sangat jauh dari Biome mereka.

"Woooaaaa!!!! Unlimited Undead Army!!!"

Haru mengangkat pedangnya sambil berteriak. Dengan itu pasukannya yang telah 2 kali lipat dari sebelumnya kembali mengeroyok lawannya.

Tapi untuk God Dancer yang telah mencapai level 374 itu adalah hal yang sangat-sangat-sangat mudah. Bahkan lebih merepotkan datang jauh-jauh ke kota awal dari pada menghabisi seluruh pasukan undead itu. Tapi dengan itu rasa penasarannya telah terbayar.

Silicia mengaktifkan skill satu tebasan miliknya. Tebasan horizontal biasa, tapi dengan efek yang sangat luar biasa karena skill yang telah mancapai level maksimalnya. Sebuah angin besar yang mengikuti tebasan Silicia langsung menghabisi seluruh pasukan skeleton dan zombie. Skill itu tidak memiliki damage yang besar tapi memiliki jarak serangan yang luas sehingga dapat dengan mudah membantai seluruh monster level rendah secara masal. Dan tidak luput terkena skill itu adalah Haru, yang memisah duakan tubuhnya.

Silicia menyarungkan pedangnya setelah merasa tugasnya sudah selesai.

"Sebenarnya tadi itu apa?"

Sebuah keraguan besar tertinggal di benaknya. Karena ini bukanlah event lalu apa?

Haru kembali di bangkitkan di gerbang kebangkitan. Dia terjatuh dengan ke tanah. Melihat ke tangannya sendiri yang telah kembali berdaging. Dan sebuah kebetulan Braze ada di sana.

"Haru."

Tapi Haru tidak merespon, di malahan bergerak seperti ulat.

"krkrkrkrkrk."

"Lagi?"

"Krkrkrkrkrk."

"Ayo kita ke pantai."

"krkrkrkrkrk."

Braze sudah tau ini akan terjadi cepat atau lambat. Tapi.....

"Sekarang kau bermetamorfosis di tanah ya?"

Seperti yang di katakan Braze. Haru bermetamorfosis, atau lebih tepatnya....

"Kyaaaaa!!"

"Hentai!!"

Yang di lakukan Haru kali ini lebih menarik perhatian dari pada saat dia berdepat dengan Braze sebelumnya. Dia tidak berbusana, sehelaipun. Tapi kali ini Braze tidak bisa melihat 1 batang 2 bola seperti sebelumnya karena ini di dunia game, MSO.

Spontan seluruh pandangan mata tertuju padanya. Bisikan-bisikan yang terlalu banyak sehingga tidak terlalu jelas di dengar Braze. Tapi dengan pasti dia bisa mendengar kata Hentai sehingga dia merasakan firasat buruk, agar dia pergi dari sini secepatnya agar tidak terkena masalah. Tapi, bagaimanapun juga seorang teman sejati tidak akan meninggalkan temannya.

"Haru, bisa kau pakai pakaianmu."

"Yare yare, Pada akhirnya aku akan ke pantai juga ya. Terima kasih orang asing berambut pirang karena telah mengingatkanku."

Kebiasaan Haru, setelah bermetamorfosis dia akan merubah gaya bicaranya sambil bersandar ke objek terdekat contohnya tiang jalanan.

Braze ingin membunuh temannya.

Singkat cerita Braze dan Haru telah sampai di pantai untuk bersantai, tai tai. Braze mengenakan celana renang yang memang khusus di belinya tadi saat Haru sedang bolak balik ke hutan dan gerbang pembangkitan.

Sedangkan itu haru....... Apa aku perlu mengatakannya?

Merekapun menikmati pantai di dunia MSO virtual kemudian hidup bahagia selamanya. Itulah yang ingin ku katakan tapi semua itu berubah saat segerombolan monster [Sharkman] level 76 datang kepermukaan. Bagaimanapun juga level Braze saat ini adalah 73 dan Haru tak perlu di tanya lagi. Warna pantai itu berubah menjadi merah hingga ke pasirnya.

[Level Clear]
.......

Braze sudah tau hal ini akan terjadi cepat atau lambat. Tapi.....

MSO : Main Page

Pemula dalam memainkan MMORPGJudul : MSO (Monster Slayer Online)
Genre : VRGame, Comedy, Parody, dan masih banyak lagi
Status : tidak menentu

Sinopsis :
Haruko (Haru) adalah orang yang unik, bersama sahabat baiknya yang bernama Matsukoto (Matsu) mereka menjelajahi dunia virtual bersama menggunakan teknologin VR gaming. Banyak hal unik terjadi setelah Haru mengenal dunia Virtual. Dan untuk Matsu, dia berpikir bahwa temannya memang luar biasa dalam beberapa hal, BODOH. (Peringatan! Web novel ini mengandung beberapa unsur wibu didalamnya.)

LEVEL :